#ditabokustad
Assalamu'alaikuuuum....
para om-om dan tante-tante tercintaaahh,,
langsung aja yahh, di post pertama gw di taon 2012 ini gw mau ngeshare nih tentang kartun lintas jaman yang pasti sudah tidak asing dan tiada dua nya *kaya biskuit, eh*.. Salah satu kartun kesukaan gw dari dulu, dam gw yakin semua orang pun kebanyakan juga gitu.. Kartun itu adalah..
eh maap salah upload..
ni yang bener
![]() |
| Doraemoooonnn.... |
Doraemon, kartun buatan master Fujiko F Fujio ini udah ada sejak tahun 1969. Manga Doraemon ini awalnya terbit berkesinambungan dengan 6 majalah bulanan anak-anak di Jepang, jadi dalam satu bulan itu Fujiko F Fujio harus bikin 6 cerita berbeda, dikarenakan masing-masing editor majalahnya ga mau kalo cerita doraemon yang ada di majalahnya sama kaya majalah lainnya. Baru deh pada tahun 1979 majalah Doraemon baru meluncuuur :)..
Dari tahun 1969 semua cerita doraemon dikumpulin dan dibagi dalam 45 buku yang dipublikasikan sepanjang taun 1979 sampe 1996. Doraemon kembali lagi terbit pada tahun 2002 dengan judul baru yaitu Doraemon+ yang berisi 5 jilid baru dengan cerita yang belum pernah ada di 45 buku sebelum nya..
nahh, kalo ngomongin Doraemon pasti pada kepikiran..
"ini endingnya gimana sih??"
dan ternyata, kakek dan nenek kita dulu juga punya pertanyaan yang sama. Sejak tahun 1980-an tuh semua orang udah pada mulai mikir, ini ending nya kaya gimana.. Mulai dah muncul spekulasi ending/akhir cerita dari Doraemon.. (diambil dari wikipedia)
ending pertama..
-versi optimistic-
dipublikasikan oleh Nobuo Satu beberapa tahun yang lalu. Diceritakan suatu hari, Nobita pulang ke rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tapi tak lama, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan Doraemon; robot kesayangannya itu hanya diam dan tak menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, adik Doraemon, dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.
Disaat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya "perjalanan waktu" dan menghalangi Nobita yang berusaha membawa Doraemon untuk diperbaiki pada masa depan. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon pada masa depan dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita —yang sangat kehilangan Doraemon— kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, tiga tahun kemudian Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik dan menjadi seseorang yang sangat populer di sekolahnya. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang, ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri. Dua puluh sembilan tahun kemudian, diceritakan Dekisugi yang telah menjadi presiden Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo dan Jaian. Ketiganya membahas mengenai masalah tentang "hilangnya" Doraemon dan tentang Time Paradox; sebuah teori yang menjelaskan bahwa sejarah dunia dapat berubah dengan diciptakannya mesin waktu. dan dari percakapan itulah terpapar alasan kenapa patroli waktu tak memberikan izin nobita untuk memperbaiki Doraemon pada masa depan, karena Nobita itu sendiri yang menciptakan Doraemon. Setelah diperbaiki, doraemon menjadi mempunyai telinga dan berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Dan mereka hidup bahagia selamanya.
Disaat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya "perjalanan waktu" dan menghalangi Nobita yang berusaha membawa Doraemon untuk diperbaiki pada masa depan. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon pada masa depan dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita —yang sangat kehilangan Doraemon— kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, tiga tahun kemudian Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik dan menjadi seseorang yang sangat populer di sekolahnya. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang, ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri. Dua puluh sembilan tahun kemudian, diceritakan Dekisugi yang telah menjadi presiden Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo dan Jaian. Ketiganya membahas mengenai masalah tentang "hilangnya" Doraemon dan tentang Time Paradox; sebuah teori yang menjelaskan bahwa sejarah dunia dapat berubah dengan diciptakannya mesin waktu. dan dari percakapan itulah terpapar alasan kenapa patroli waktu tak memberikan izin nobita untuk memperbaiki Doraemon pada masa depan, karena Nobita itu sendiri yang menciptakan Doraemon. Setelah diperbaiki, doraemon menjadi mempunyai telinga dan berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Dan mereka hidup bahagia selamanya.
ending kedua..
-versi pesimistic-
Nobita menderita autisme dan semua karakter yang ada (termasuk Doraemon) hanyalah karakter fiksi dalam imajinasinya saja. Gagasan bahwa Nobita yang sakit dan sekarat membayangkan semua seri di tempat tidurnya untuk membantunya menghilangkan depresi dan rasa sakitnya membuat marah banyak fans. Banyak fans di Jepang protes di luar kantor utama penerbit dari seri setelah mengetahui tentang hal ini. Penerbit akhirnya mengeluarkan pernyataan publik bahwa hal ini tidak benar.
ending ketiga..
Nobita jatuh dan kepalanya terbentur batu. Ia mengalami koma. Untuk mendapatkan uang operasi agar Nobita selamat, Doraemon menjual seluruh peralatannya di kantong ajaibnya. Sayangnya, operasi tersebut gagal. Doraemon menjual semua peralatannya kecuali satu alat yang ia gunakan untuk memperbolehkan Nobita pergi kemanapun ia mau. Pada akhirnya, Nobita ingin pergi ke surga. *mungkin kalo menurut gw tuh Pintu Kemana Saja kali yahh*
semua kemungkinan ending ini didiskusiin dan dipilihlaaaahhh....
tidak ada akhir untuk cerita Doraemon
-_________________-"
sampe akhir dou Fujiko Fujio pisah pun, dan Fujiko F meninggal pada tahun 1996 belum ada keputusan yang diambil mengenai ending dari cerita Doraemon ini sendiri. Dan sampe sekarang akhir cerita Doraemon cuma jadi fiksi dari para penggemarnya, termasuk gw :)
Sebenernya pengen banget gw cerita banyak tentang doraemon cs. tapi lain waktu kali yahh..
mau istirahat duluuu,, sakit nih kitaaaaaa... jenguk dooong :3
hahaaa,,
yuk ahh om, tan..
![]() |
| cup cup muaah :3 |




0 komentar:
Posting Komentar