Rabu, 01 Februari 2012

untukmu, penerus tonggak keluarga


hey jagoan kecil ku,, atau mungkin putri malu ku..

calon penerus tonggak keluarga ku,,
yang semoga nanti aku telah siap baik lahir maupun batin untuk menyambutmu  dengan adzan, peluk dan kasih sayang seorang bapak..

Insya Allah

wahai, penyemarak istana ku..
maaf kan jika suatu saat aku lalai memperhatikan mu, atau terlalu keras dalam mendidikmu..
ingatkan aku ketika emosi ku terlalu memegang kendali dalam setiap keputusan yang aku ambil..
 
aku ingin kau jadi hujan, menolak mengaduh meski ribuan kali terjatuh
aku ingin kau jadi rumput, yang terus tumbuh meski terus terinjak
aku ingin kau jadi bumi, tanpa keluh kau topang semua beban mu,,
ya, itu inginku..
namun apapun keputusanmu nanti, semoga kau tetap libatkan aku sebagai ayah mu..

nak,,
jauh hari telah ku siapkan sayang untukmu,, sangat jauh..
agar nanti tak sedikitpun kau merasa kekurangan rasa sayang dari ku..

nak,,
jika angin pagi mulai membangunkan mu terlebih dahulu,, bangunkan aku dan ibu mu..
dan kita akan bersujud bersama menembus malam-Nya,,

izinkan tiap pagi ku usap rambut mu, ku kacau kan lagi hasil bercermin tiap pagi mu..
izinkan punggung tangan ini kau kecup, hingga nanti.. sampai kau bosan mencium aroma dari lengan ku..

semoga,,
kau lahir dengan ridho-Nya,,
kau tumbuh dengan kasih-Nya,,
dan kau kembali dengan izin-Nya,,

*terima kasih untuk kau, anakku nanti..*

u'll be fine, Insya Allah

0 komentar:

Posting Komentar