hey jagoan kecil ku,, atau mungkin putri
malu ku..
calon penerus tonggak keluarga ku,,
yang semoga nanti aku telah siap baik lahir
maupun batin untuk menyambutmu dengan
adzan, peluk dan kasih sayang seorang bapak..
Insya Allah
wahai, penyemarak istana ku..
maaf kan jika suatu saat aku lalai
memperhatikan mu, atau terlalu keras dalam mendidikmu..
ingatkan aku ketika emosi ku terlalu
memegang kendali dalam setiap keputusan yang aku ambil..
aku ingin kau jadi hujan, menolak mengaduh
meski ribuan kali terjatuh
aku ingin kau jadi rumput, yang terus
tumbuh meski terus terinjak
aku ingin kau jadi bumi, tanpa keluh kau
topang semua beban mu,,
ya, itu inginku..
namun apapun keputusanmu nanti, semoga kau
tetap libatkan aku sebagai ayah mu..
nak,,
jauh hari telah ku siapkan sayang untukmu,,
sangat jauh..
agar nanti tak sedikitpun kau merasa
kekurangan rasa sayang dari ku..
nak,,
jika angin pagi mulai membangunkan mu
terlebih dahulu,, bangunkan aku dan ibu mu..
dan kita akan bersujud bersama menembus
malam-Nya,,
izinkan tiap pagi ku usap rambut mu, ku
kacau kan lagi hasil bercermin tiap pagi mu..
izinkan punggung tangan ini kau kecup,
hingga nanti.. sampai kau bosan mencium aroma dari lengan ku..
semoga,,
kau lahir dengan ridho-Nya,,
kau tumbuh dengan kasih-Nya,,
dan kau kembali dengan izin-Nya,,
*terima kasih untuk kau, anakku nanti..*
![]() |
| u'll be fine, Insya Allah |



0 komentar:
Posting Komentar